Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 26 April 2012

Sejenis Hobby Memasak



Assalamu’alaikum teman. . Kali ini, saya mau sedikit cerita-cerita tentang hobi. Saya suka banget sama yang namamnya “memasak”, walaupun seringkali hasil masakan yang saya buat tidak sesuai angan-angan. .  ^^
Buat saya, masak itu adalah kemampuan yang sudah digariskan Allah kepada perempuan. Jadi saya yakin bahwa saya tidak perlu belajar atau kursus masak secara khusus. Toh setiap sabtu pagi TV sudah memanjakan saya dengan beragam program yang menyajikan resep masakan. Mulai dari bahan, proses masak, sampai tampilan penyajiannya.
Ibu saya sendiri punya pendapat bahwasanya yang namanya masak itu adalah ilmu waton : iso jalaran soko kulino. Bisa masak karena terbiasa. Alhamdulillah, sejak kecil paling tidak saya sudah dikenalkan dengan nama-nama bumbu, ngupas bawang, metik sayuran, bahan-bahan membuat kue dan berbagai macam peralatan dapur.
Di rumah saya sering sekali memasak bersama ibu dan kakak saya. Mulai memasak berbagai macam sayur dan lauk pauk sampai aneka macam kue. Masalahnya adalah semenjak saya kuliah di Malang, otomatis dapur bukan lagi ruangan yang akrab dengan kehidupan saya sehari-hari. Yah, mungkin karena selama tinggal disana bekal saya selama itu ya cuma rice cooker dan heater. Apalagi di tempat kost saya itu tidak ada dapur, jadi semakin jauh saja kehidupan saya dari aktifitas dapur.

Itulah kira-kira sedikit cerita tentang hobi saya. Ngomong-ngomong, sudah pada tau belum sebenernya apa sih pengertian dari memasak dan apa aja persiapan yang harus dilakukan sebelum memasak? Kalo mau tau, simak aja ni sedikit coretan tentang memasak yang saya kutip dari salah satu situs di internet. . .

Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan cara memanaskan. Memasak terdiri dari berbagai macam metode, peralatan, dan kombinasi bumbu dapur untuk mengatur rasa memudahkan makanan untuk dicerna. Memasak secara umum adalah persiapan dan proses memilih, mengatur kuantitas, dan mencampur bahan makanan dengan urutan tertentu dengan tujuan untuk medapatkan hasil yang diinginkan. Memanaskan bahan makanan umumnya, walaupun tidak selalu, merubahan bahan makanan tersebut secara kimiawi, mengakibatkan adanya perubahan rasa, tekstur, penampilan, dan nilai nutrisi.
Perbedaan-perbedaan yang ada di seluruh dunia mengenai cara memasak mencerminkan faktor-faktor sosial, ekonomi, agama, agrikultur, budaya, dan estetika yang mempengaruhinya.
Setiap orang tentunya menggemari makanan, dan beberapa diantaranya bahkan menyukai proses pembuatan masakan. Untuk menghasilkan masakan tentunya dibutuhkan proses memasak. Ketika proses memasak dilakukan dengan cara yang baik, maka hasilnya pun sudah tentu baik.

Perencanaan dan persiapan dalam kegiatan masak atau yang umumnya dalam istilah kuliner dikenal dengan sebutan mise en place, diantaranya adalah :
§  Melakukan penyusunan tahapan kegiatan masak (baca resep dari awal hingga akhir, untuk memastikan pemahaman bahan dan metode.)
§  Menjaga pantry dalam keadaan baik (termasuk penyimpanan bahan sesuai kegunaannya)
§  Membuat daftar belanja (cek untuk melihat apa yang dimiliki, dan tuliskan apa yang kurang)
§  Pembelian bahan berkualitas untuk penggunaan masak harian (membeli bahan sesuai kebutuhan, dan pilihlah bahan yang segar)
§  Melakukan tinjauan terhadap resep (duduk, ambil waktu, dan membuat rencana tindakan, memungkinkan cukup waktu untuk setiap langkah)
§  Memulai penataan ruang kerja dapur (penggunaan pakaian masak dan celemek, pengaturan area kerja, kemudian penyusunan bahan dan peralatan)
§  Bersiaplah (sebelum mulai memasak, kalkulasi bahan dan menyelesaikan langkah-langkah persiapan seperti mengupas, mengiris, dan memotong bahan)
§  Rapi dan bersih di area kerja (menjaga area kerja agar tetap bersih dan rapi setiap saat, dari mulai persiapan, pengolahan, hingga penyajian)
§  Mengatur kembali (jika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, berhenti sejenak dan monitor situasi, kemudian pikirkan tujuan akhir sebelum melanjutkan)
§  Senangi memasak (yang tak kalah pentingnya, santai dan ciptakan suasana nyaman. Makanan akan terasa lebih nikmat apabila koki menikmati proses memasak)
Dengan mengetahui tahapan demi tahapan dalam “mise en place”, para koki handal dari berbagai restoran ternama dapat menghasilkan beragam hidangan istimewa untuk disajikan kepada para tamu.

Oke teman-teman, walaupun keahlian memasak itu muncul karenaa terbiasa tetapi tidak ada salahnya kan kalau kita coba ikutin persiapan-persiapan itu supaya kualitas masakan kita tidak kalah dengan masakan koki-koki handal di berbagai restoran.

2 komentar:

  1. Thats good, karena memasak adalah hal yang sangat menyenangkan.

    BalasHapus